Pekanbaru

KPK Benarkan OTT di Dinas PUPR Riau, Gubernur Abdul Wahid Hanya Dimintai Keterangan

Daerah Senin, 03 November 2025 - 21:27 WIB
KPK Benarkan OTT di Dinas PUPR Riau, Gubernur Abdul Wahid Hanya Dimintai Keterangan

Gubernur Riau, Abdul Wahid

MIGASNEWS.CO, PEKANBARU – Isu operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau pada Senin (3/11/2025) sore akhirnya terkonfirmasi. KPK membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan yang dilakukan di Pekanbaru dan sekitarnya.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi senyap tersebut. “Benar,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.  

Ia juga menyebut bahwa dalam kegiatan itu turut diamankan sejumlah orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid. “Salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid, red),” kata Fitroh.

Sementara itu, di Detik.com juga mendapatkan konfirmasi sahih dari KPK lewat Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di KPK, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan, sebanyak 10 orang diamankan dalam OTT tersebut, termasuk di antaranya Gubernur Riau.

“Benar ada kegiatan tangkap tangan di Riau. Saat ini ada 10 orang yang diamankan dalam OTT,” ujar Budi.

Namun, Budi menegaskan bahwa pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK, menurutnya, memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. “Penyidik masih bekerja di lapangan,” tambahnya.

Suasana di Kantor Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau pada Senin sore mendadak tegang. Kepala Dinas PUPR-PKPP, Muhammad Arif Setiawan, terlihat dibawa oleh sejumlah petugas KPK sekitar pukul 17.45 WIB. Ia keluar dari gedung dengan dikawal beberapa pria berpakaian sipil, lalu masuk ke dalam mobil yang sudah disiapkan di area parkir.

“Tidak ada, aman,” ucap Arif sambil tersenyum dan mengacungkan jempol ke arah wartawan yang menunggu di lokasi.

Meski demikian, informasi terbaru menyebutkan bahwa Gubernur Riau Abdul Wahid tidak termasuk pihak yang terjaring OTT, melainkan hanya dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Hingga Selasa (4/11/2025) pagi, belum ada keterangan resmi yang menyatakan bahwa Abdul Wahid ditetapkan sebagai tersangka.

Menegaskan hal tersebut, Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah video berdurasi 14 detik menyampaikan bahwa Gubernur Riau tidak ikut terjaring dalam OTT.

“Yang betul itu Kadis PUPR dan Kepala UPT yang OTT, dan Gubernur Riau dimintai keterangan,” ujar UAS dalam video tersebut.

Pernyataan itu memperkuat informasi bahwa keterlibatan Gubernur Riau dalam kasus ini masih sebatas pemeriksaan dan klarifikasi. Publik kini menunggu hasil resmi dari KPK dalam 1x24 jam mengenai status hukum para pihak yang diamankan. (mm)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment