- Pemerintah Sesuaikan Lagi Harga BBM, Harga Pertamax di Riau Turun Jadi Rp16.650 per Liter
- Gelar Pertandingan Olahraga, PWI Riau Perkuat Sinergi dengan SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu
- Berkah PHR Dampingi UMKM, Produk Koperasi Pucuk Rebung Tembus Pasar Internasional
- Tampil di Forum Seskoau, Bupati Afni Uraikan Peran Strategis Siak Bagi Ketahanan Energi Nasional
- Semester I/2026, Pertamina Hulu Energi Produksi Minyak dan Gas 935.000 Barel Per Hari
- Pemprov Jambi Tunggu Izin 4 BUMD Kelola Sumur Minyak Masyarakat
- 700 Kilang Minyak Ilegal 6 Wilayah, Berpotensi jadi Ancaman Serius Lifting Nasional
- Kuatkan Literasi Pendidikan, Pertamina EP Lirik Field Dirikan Rumah Baca Lilac di Inhu
- Ekonom Unri Kaji Soal PI Migas 10%, Dahlan: Dana Itu Bukan ‘’Amplop’’ yang Dibagi-bagi
- Permintaan Meningkat 20 Persen, Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Riau
PWI Riau Perpanjang Tenggat Pengiriman Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana 2026
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau resmi memperpanjang batas waktu atau tenggat penerimaan karya pada Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana Tahun 2026.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
MIGASNEWS.CO, PEKANBARU – Bertemakan tentang energi dan seputar migas Riau, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau resmi memperpanjang batas waktu atau tenggat penerimaan karya pada Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana Tahun 2026. Semula penutupan penerimaan karya dijadwalkan pada 15 Juli 2026, namun kini diperpanjang hingga 15 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Ketua Panitia Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana PWI Riau, Harry B. Koriun, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah panitia menerima berbagai masukan dari anggota PWI yang membutuhkan tambahan waktu untuk menyelesaikan karya jurnalistik terbaik mereka.
Perpanjangan ini merupakan bentuk komitmen panitia dalam memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta untuk mempersiapkan karya secara maksimal.
"Kami berharap tambahan waktu ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga karya yang dikirim memiliki kualitas jurnalistik yang baik dan sesuai dengan ketentuan lomba," ujar Harry di Pekanbaru, Ahad (19/7/2026) kepada media.
Menurut Harry, hingga menjelang penutupan tahap pertama, panitia telah menerima sejumlah karya dari berbagai daerah. Namun, masih banyak calon peserta yang menyampaikan permohonan perpanjangan waktu karena proses peliputan, pengumpulan data, maupun penyelesaian naskah belum rampung.
"Kami ingin kompetisi ini diikuti lebih banyak wartawan dengan karya yang matang, sehingga persaingan berlangsung sehat dan menghasilkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas," katanya.
Lomba Raja Ali Kelana 2026 mengangkat tema "Inovasi Teknologi Energi, Implementasi Kebijakan, Dampak Lingkungan, hingga Transisi Ekonomi." Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya karya jurnalistik yang informatif, mendalam, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pemahaman publik mengenai pembangunan energi berkelanjutan.
Kompetisi ini terbagi dalam dua kategori, yakni Karya Tulis Jurnalistik dan Foto Jurnalistik. Peserta merupakan anggota PWI aktif. Untuk kategori karya tulis, naskah yang dilombakan memiliki panjang minimal 1.500 kata dan dikirim dalam format Microsoft Word disertai bukti pemuatan dalam bentuk PDF. Sementara kategori foto jurnalistik mewajibkan peserta mengirimkan foto berformat JPG berkualitas tinggi beserta bukti publikasi dalam format PDF.
Panitia menyediakan hadiah Rp7,5 juta bagi juara utama kategori karya tulis jurnalistik serta lima nominasi masing-masing Rp500 ribu. Untuk kategori foto jurnalistik, juara utama akan menerima hadiah Rp5 juta dan lima nominasi masing-masing Rp500 ribu.
Seluruh karya dikirim melalui surat elektronik ke pwiriau@gmail.com paling lambat 15 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Adapun pengumuman pemenang dijadwalkan pada 30 Agustus 2026. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Harry mengajak seluruh anggota PWI yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
"Jadikan perpanjangan waktu ini sebagai peluang untuk menghasilkan karya terbaik. Kami berharap lomba ini melahirkan karya jurnalistik yang tidak hanya memenuhi kaidah profesi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah," tutupnya. (FSY/SP)





