- Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT, MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik
- Temuan Baru Sumber Gas di Natuna Kepri, SKK Migas Yakin Bisa Perkuat Energi Nasional
- Pascabencana di NTT, Jaga Tetap Aman dan BBM Jadi Perhatian Serius Pemerintah
- Menteri ESDM Minta Pengembang Tak Tahan Konsesi, Kejar Potensi Panas Bumi Nomor Satu Dunia
- Status BMN, Aset Pengelolaan di Wilayah Migas Eks Caltex Diharapkan Pemko Pekanbaru Bisa Dihibahkan
- Kementrian ESDM Maknai HUT RI, Menteri Bahlil: Jaga Semangat Persatuan dan Kemandirian Energi
- Semarakan HUT ke-81 RI, PGN Ramaikan Bersama Masyarakat Pelalawan
- Direktur BSP Nilai Semangat Kemerdekaan Jadi Motivasi untuk Transformasi dan Ketahanan Energi
- Pakai Aplikasi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Beri Diskon Pembelian Pertamax Spesial HUT RI
- Sumur MESO 22 Rokan Hilir Riau Tambah Produksi Minyak Pertamina Hulu Rokan
Temuan Baru Sumber Gas di Natuna Kepri, SKK Migas Yakin Bisa Perkuat Energi Nasional
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
- Atraksi Silat di Siak Sambut Kedatangan Rombongan Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia0
MIGASNEWS.CO, JAKARTA – Potensi minyak dan gas bumi di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) memberi kabar bahagia. Sumur eksplorasi Laba Laba-1 yang dibor menggunakan Rig Admarine 502 menunjukkan hasil awal yang menjanjikan. Temuan ini membuka peluang tambahan sumber daya gas untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto melaporkan pada Kamis, 20 Agustus 2026, bahwa rangkaian pengeboran Sumur Eksplorasi Laba Laba-1 telah diselesaikan.
Untuk memastikan hasil temuan eksplorasi tersebut, pada 13 Agustus 2026 telah dilakukan Mini-DST (Drill Stem Test). Dari hasil Post-Drill Preliminary, estimasi awal menunjukkan total net pay mencapai 122 kaki.
Tak hanya itu, sumur eksplorasi tersebut diperkirakan memiliki deliverability sebesar 20–30 MMSCFD, dengan asumsi pressure drawdown sebesar 20 persen.
“Estimasi deliverability dari sumur eksplorasi sesuai dengan target produksi sumur,” demikian laporan yang disampaikan Djoko.
Perkembangan positif juga terlihat dari pekerjaan penyelesaian sumur.
Per 19 Agustus 2026, proses cementing casing 9-5/8 inci telah rampung. Pressure test juga berhasil dilakukan dengan hasil yang baik.
Sementara itu, proses instalasi seal assembly masih berlangsung sebagai bagian dari rangkaian pekerjaan berikutnya.
Bagi industri hulu migas nasional, keberhasilan Laba Laba-1 menjadi sinyal positif dari kegiatan eksplorasi di kawasan Natuna. Temuan tersebut berpotensi menambah sumber daya gas sekaligus memperkuat pasokan energi nasional ke depan.
SKK Migas bersama Prime Energy pun meminta dukungan dan doa agar seluruh rangkaian pekerjaan Laba Laba-1 dapat berjalan aman dan lancar.
“Semoga seluruh rangkaian pekerjaan Laba Laba-1 berjalan aman, lancar dan memberikan hasil terbaik, serta dapat segera ditindaklanjuti untuk mendukung penambahan sumber daya dan ketahanan energi nasional,” ujar Djoko.
Jika hasil eksplorasi ini dapat ditindaklanjuti menuju tahap pengembangan, Laba Laba-1 berpotensi menjadi salah satu tambahan sumber gas dari wilayah Natuna yang penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia. (HFS/INT)





