- Antre BBM Jenis Solar Dipandang Sudah Meresahkan, Sejumlah Tokoh Datangi DPRD Riau
- Perkuat Kemitraan, Corporate Communication PHR Wilayah Rokan Taja Pertemuan dengan PWI Riau
- Banyak Truk Rela Menginap Antre Solar, DPRD Pekanbaru: Pertamina Jangan Tutup Mata
- Mitigasi Karhutla, Pertamina EP Lirik dan Mabes TNI Bekali Kepala Desa dan Masyarakat di Kabupaten I
- Bahas Tentang PI Migas Riau, Fithriady Syam Raih Penghargaan LKTJ Raja Ali Kelana 2026
- Kembangkan Migas Non Konvensional di Zona Rokan Riau, Tonggak Strategis Baru Pertamina
- Tambahan Kuota Bio Solar dan Pertalite di Riau Masih Tunggu Persetujuan Pusat
- PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana 2026 Bertemakan Energi
- Pertamina Buka Suara Soal Harga BBM Subsidi Hingga Akhir 2026, Ini Info Terbarunya
- Kurangi Ketergantungan Luar Negeri, Danantara Dorong Pertamina Pangkas Impor Gas
Mitigasi Karhutla, Pertamina EP Lirik dan Mabes TNI Bekali Kepala Desa dan Masyarakat di Kabupaten I
Pertamina EP Lirik bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) memperkuat kapasitas kepala desa dan perwakilan masyarakat se-Kecamatan Lirik melalui sosialisasi mitigasi dan penanganan karhutla.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, INHU – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersu dilakukan. Di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, misalnya terus diarahkan lebih dekat ke titik terdepan oleh desa dan masyarakat.
Pertamina EP Lirik bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) memperkuat kapasitas kepala desa dan perwakilan masyarakat se-Kecamatan Lirik melalui sosialisasi mitigasi dan penanganan karhutla, Kamis (10/9/2026) lalu.
Langkah ini dinilai penting karena kecepatan mengetahui munculnya titik api menjadi salah satu faktor krusial dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Masyarakat desa yang berada paling dekat dengan kawasan rawan diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi turut menjadi bagian dari sistem peringatan dan respons awal.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memberikan pembekalan mengenai deteksi dini, langkah menghadapi kondisi darurat, hingga pentingnya koordinasi antarlembaga ketika terjadi kebakaran.
Pjs Field Manager Pertamina EP Lirik, M Ridho menegaskan, karhutla tidak mungkin dicegah hanya dengan mengandalkan satu institusi.
"Karhutla bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga masyarakat desa," ucap M Ridho seperti dilansir media.
Menurut Ridho, keterlibatan desa menjadi penting karena masyarakat memiliki posisi strategis untuk mengenali perubahan kondisi di lingkungan sekitar sekaligus melaporkan potensi kebakaran sedini mungkin.
Ia berharap pengetahuan yang diberikan kepada kepala desa dan perwakilan masyarakat tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
"Harapannya, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di forum ini, tetapi diteruskan kepada masyarakat di masing-masing desa. Dengan begitu, pencegahan karhutla menjadi kesadaran dan gerakan bersama," katanya.
Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Kolonel Chk Heri Krisdianto SH MH, mengapresiasi keterlibatan Pertamina EP Lirik dalam mempertemukan unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat untuk membangun kesiapsiagaan.
Menurut Heri, penguatan kapasitas di tingkat desa memiliki nilai strategis karena masyarakat merupakan unsur yang paling dekat dengan lokasi ketika indikasi kebakaran mulai muncul.
"Keterlibatan masyarakat sampai tingkat desa menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi karhutla," ucapnya.
Heri menilai, semakin cepat potensi kebakaran diketahui dan disampaikan kepada pihak terkait, semakin besar peluang api dapat ditangani sebelum meluas.
Ia juga melihat pola kerja sama antara dunia usaha, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sebagai model yang dapat diperkuat di wilayah lain.
"Kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh kemitraan antara dunia usaha, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan," ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, seluruh kepala desa, serta perwakilan masyarakat dari desa-desa di Kecamatan Lirik.
Turut hadir Pjs Field Manager Pertamina EP Lirik M Ridho, Camat Lirik Sudarman, jajaran Forkompimcam, serta Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI.
Bagi Pertamina EP Lirik, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata menitikberatkan pada penanganan setelah api muncul.
Penguatan pengetahuan masyarakat diarahkan untuk membangun mekanisme pencegahan sejak sebelum keadaan darurat terjadi.
Pola tersebut juga membuka ruang bagi terbentuknya jejaring pencegahan karhutla yang lebih kuat.
Pemerintah desa dapat berperan dalam menggerakkan masyarakat, aparat keamanan mendukung respons dan koordinasi, sementara perusahaan ikut memperkuat kapasitas serta kesiapsiagaan di wilayah sekitar operasional.
Pertamina EP Lirik merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (HFS/ANDI)





