Provinsi Riau

Pertamina Hulu Rokan Buka Kembali Magang Batch 9, 122 yang Lulus Ditempatkan di Riau dan Jakarta

Pendidikan Jumat, 04 September 2026 - 09:11 WIB
Pertamina Hulu Rokan Buka Kembali Magang Batch 9, 122 yang Lulus Ditempatkan di Riau dan Jakarta

Sebanyak 122 peserta dinyatakan lolos seleksi yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026. Mereka akan menjalani program magang selama enam bulan, mulai 2 September 2026 hingga 28 Februari 2027.

MIGASNEWS.CO, RIAU – Sebuah program pendidikan yang terus bergulir. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali membuka Program Magang Kerja Batch 9 sebagai upaya memperkuat kompetensi dan kesiapan kerja lulusan baru.

Program tersebut resmi diluncurkan di Rumbai Country Club (RCC), Pekanbaru, dan dibuka Manager HC Operation & Services PHR, Rizka Kurniawan.

Sebanyak 122 peserta dinyatakan lolos seleksi yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026. Mereka akan menjalani program magang selama enam bulan, mulai 2 September 2026 hingga 28 Februari 2027.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 98 peserta ditempatkan di wilayah operasi Zona Rokan di Riau, sementara 24 lainnya menjalani penugasan di Kantor Pusat Jakarta.

Rizka mengatakan, program magang tersebut merupakan bagian dari upaya PHR mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja nasional sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri.

"Program ini menyediakan kuota khusus bagi putra-putri daerah Riau sebagai bentuk partisipasi aktif perusahaan dalam mendukung target Pembangunan Kapasitas Nasional yang diamanatkan oleh SKK Migas melalui konsep link & match antara dunia pendidikan dan industri," ujarnya.

Ia menegaskan, selama menjalani magang peserta tidak hanya dituntut mengembangkan kompetensi, tetapi juga menerapkan disiplin, keselamatan kerja atau HSE, serta prinsip Respectful Workplace.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Heru Prayitno, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, program magang dapat menjadi salah satu jembatan bagi lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman dan meningkatkan daya saing sebelum masuk ke dunia kerja.

Ia menyebutkan, tantangan ketenagakerjaan di Riau masih cukup besar dengan jumlah pengangguran yang mencapai sekitar 137.000 orang.

Heru juga menilai pengalaman selama mengikuti program magang dapat menjadi modal bagi peserta untuk memperoleh kesempatan kerja berikutnya, baik di lingkungan PHR maupun perusahaan kontraktor.

"Para peserta dituntut untuk senantiasa proaktif, inovatif, dan menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama," katanya.

Peluncuran Program Magang Batch 9 turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru Iwan Simatupang, Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut Kunto Purbono, serta perwakilan manajemen PHR dan mentor.

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Riau juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Prof Dr Junaidi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau Prof Dr Hermandra, Wakil Rektor III Universitas Islam Riau Deddy Purnomo Retno, Direktur Politeknik Negeri Bengkalis Johny Custer, serta perwakilan Direktur Politeknik Caltex Riau.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PHR dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya lulusan perguruan tinggi di Riau, agar memiliki pengalaman dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. (MNA/SP)