Provinsi Riau

Meski Antre di SPBU Meluas, Pemprov Riau dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Prov. Riau Senin, 07 September 2026 - 16:30 WIB
Meski Antre di SPBU Meluas, Pemprov Riau dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Sales Area Manager Retail Riau PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wilson Eddi Wijaya, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di Riau saat ini dalam keadaan aman.

MIGASNEWS.CO, RIAU – Meskipun antrean BBM terjadi hampir disetiap SPBU, tapi pihak terkait menyatakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Riau saat ini dalam kondisi aman. Hal itu ditegaskan Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) Riau bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Masyarakat pun diminta untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena penyaluran BBM ke sejumlah SPBU terus dilakukan secara optimal.

Sales Area Manager Retail Riau PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wilson Eddi Wijaya, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di Riau saat ini dalam keadaan aman.

Menurutnya, Pertamina juga terus melakukan penerimaan pasokan melalui kapal. Dengan demikian, ketersediaan BBM di depot tetap dijaga untuk mendukung penyaluran ke SPBU.

"Kondisi stok Pertamina aman. Kami juga sedang melakukan aktivitas penerimaan kapal, sehingga stok yang ada di depot juga dalam kondisi siap," jelas Wilson, Senin (7/9/2026).

Di sisi lain, Wilson mengakui terjadi peningkatan kebutuhan BBM masyarakat. Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan kuota sebesar 27 persen pada periode Agustus hingga September.

Langkah tersebut dilakukan agar peningkatan konsumsi BBM tetap dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan di lapangan.

"Saat ini memang ada peningkatan kebutuhan masyarakat. Alhamdulillah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, kami terus melakukan kesiapan agar kebutuhan ini bisa terpenuhi," ujarnya.

Wilson pun mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan. Ia mengingatkan pembelian dalam jumlah berlebihan justru dapat memicu antrean panjang di SPBU dan berpotensi mengganggu masyarakat lain yang membutuhkan BBM.

"Kondisi dalam keadaan baik, semua dalam keadaan siap siaga untuk melakukan distribusi BBM ke SPBU. Masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM secukupnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, Ismon Diondo Simatupang, mengatakan Pemprov Riau terus menjalin komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk memantau kondisi pasokan BBM.

Selain melakukan pemantauan, Pemprov Riau juga telah mengajukan permintaan penambahan kuota BBM untuk tahun 2026 kepada BPH Migas. Penambahan tersebut mencakup BBM jenis Biosolar dan Pertalite.

"Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM, Pemprov Riau juga sudah menyurati BPH Migas terkait penambahan kuota tahun 2026, baik untuk Biosolar maupun Pertalite," ujar Ismon.

Ia menegaskan, koordinasi dan monitoring terhadap distribusi BBM terus dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik menyikapi kondisi yang berkembang.

"Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tenang karena distribusi telah dijalankan secara optimal dari Pertamina dan itu akan selalu ditingkatkan," ulasnya. (FSY/SP)