- Meski Antre di SPBU Meluas, Pemprov Riau dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
- Pemprov Riau Usulkan ke PHR Perbaiki 10 Km Jalan Mahato Hingga Simpang Menggala Kabupaten Rokan Hili
- Erupsi Anak Krakatau Sedikitnya Berdampak pada 3 KKKS, Produksi Migas Tetap Aman
- Atasi Macet Kendaraan Antre Bio Solar dan Pertalite, Pemprov Riau Ajukan Penambahan Kuota BBM
- Bukan Kebijakan Nasional, Pertamina Sebut Beli BBM Tak Perlu Tunjukkan STNK
- Kementerian Lingkungan Hidup Segel 30 Perusahaan Karhutla, Terbanyak Kalbar dan Riau Ada Satu
- Dorong Kemandirian Ekonomi, PHR Bekali Pemuda Riau Jadi Teknisi AC
- Anteran Panjang dan Berjam-jam, Pengendara di SPBU Arifin Achmad Kecewa BBM Mendadak Habis
- EMP Bentu Taja Pengobatan Gratis dan Bantu Pemadaman Api Karhutla di Rantau Baru
- Lebih dari 100 Blok Migas Indonesia di Tawarkan Presiden Prabowo ke Investor Rusia
Meski Antre di SPBU Meluas, Pemprov Riau dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Sales Area Manager Retail Riau PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wilson Eddi Wijaya, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di Riau saat ini dalam keadaan aman.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Proses Perawatan, Sabtu Jaringan Operasi Gas Jargas Dihentikan Sementara0
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Boyong Penghargaan Patra Nirbaya Karya0
- Wahyu Fadil SIK: PT SIK Kembangkan Rumah Subsidi di Pekanbaru0
- Garuda Indonesia Buka Rute Baru Pekanbaru-Batam Mengunakan Pesawat ATR 72-6000
- Rayakan Ulang Tahun Ke-5, Dafam Hotel Berikan Promo Menarik0
MIGASNEWS.CO, RIAU – Meskipun antrean BBM terjadi hampir disetiap SPBU, tapi pihak terkait menyatakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Riau saat ini dalam kondisi aman. Hal itu ditegaskan Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) Riau bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Masyarakat pun diminta untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena penyaluran BBM ke sejumlah SPBU terus dilakukan secara optimal.
Sales Area Manager Retail Riau PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wilson Eddi Wijaya, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di Riau saat ini dalam keadaan aman.
Menurutnya, Pertamina juga terus melakukan penerimaan pasokan melalui kapal. Dengan demikian, ketersediaan BBM di depot tetap dijaga untuk mendukung penyaluran ke SPBU.
"Kondisi stok Pertamina aman. Kami juga sedang melakukan aktivitas penerimaan kapal, sehingga stok yang ada di depot juga dalam kondisi siap," jelas Wilson, Senin (7/9/2026).
Di sisi lain, Wilson mengakui terjadi peningkatan kebutuhan BBM masyarakat. Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan kuota sebesar 27 persen pada periode Agustus hingga September.
Langkah tersebut dilakukan agar peningkatan konsumsi BBM tetap dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan di lapangan.
"Saat ini memang ada peningkatan kebutuhan masyarakat. Alhamdulillah, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, kami terus melakukan kesiapan agar kebutuhan ini bisa terpenuhi," ujarnya.
Wilson pun mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan membeli sesuai kebutuhan. Ia mengingatkan pembelian dalam jumlah berlebihan justru dapat memicu antrean panjang di SPBU dan berpotensi mengganggu masyarakat lain yang membutuhkan BBM.
"Kondisi dalam keadaan baik, semua dalam keadaan siap siaga untuk melakukan distribusi BBM ke SPBU. Masyarakat tetap tenang dan menggunakan BBM secukupnya," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau, Ismon Diondo Simatupang, mengatakan Pemprov Riau terus menjalin komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk memantau kondisi pasokan BBM.
Selain melakukan pemantauan, Pemprov Riau juga telah mengajukan permintaan penambahan kuota BBM untuk tahun 2026 kepada BPH Migas. Penambahan tersebut mencakup BBM jenis Biosolar dan Pertalite.
"Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM, Pemprov Riau juga sudah menyurati BPH Migas terkait penambahan kuota tahun 2026, baik untuk Biosolar maupun Pertalite," ujar Ismon.
Ia menegaskan, koordinasi dan monitoring terhadap distribusi BBM terus dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik menyikapi kondisi yang berkembang.
"Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tenang karena distribusi telah dijalankan secara optimal dari Pertamina dan itu akan selalu ditingkatkan," ulasnya. (FSY/SP)





