- Sengketa Panjang, Blok Langgak Beralih dari BUMD Riau ke Kingswood Capital Limited
- Siaga 1 Api Karhutla Mendekat ke Sumber Migas, LNG Tangguh Tetap Beroperasi
- Memburuk, Kualitas Udara Pekanbaru Masuki Level Sangat Tidak Sehat Akibat Kabut Asap
- Karhutla Dekat Pipa Penyalur Minyak di Jambi, Berhasil Dipadamkan
- PHR Berdayakan Penyadang Disabilitas, Usaha Ruang Setara Diapresiasi Dewan Pendidikan Riau
- Program Desa Energi Berdikari Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas di Boyolali
- Tumbuhkan Semangat Belajar, Pertamina Bantu Fasilitas Meja dan Kursi SDN Batu Cermin NTT
- Lindungi Ekosistem Esensial, Unri dan Walhi Satukan Perspeksi Kawal Transisi Energi Berkeadilan
- Pertamina Hulu Energi Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Capaian Eksplorasi Strategis dan Inova
- Optimalkan Operasional, EMP Bentu Perluas Produksi Lifting Perdana Crude Oil Capai 5.500 Barel
Siaga 1 Api Karhutla Mendekat ke Sumber Migas, LNG Tangguh Tetap Beroperasi
Situasi masih berkembang. Fokus utama saat ini adalah memastikan api tetap berada di luar perimeter fasilitas, sekaligus menjaga kegiatan pengapalan gas tetap aman dan terkendali.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
- Atraksi Silat di Siak Sambut Kedatangan Rombongan Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia0
MIGASNEWS.CO, PAPUA BARAT - Situasi di sekitar fasilitas LNG Tangguh, Papua Barat, tengah mendapat perhatian serius menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bergerak mendekati kawasan fasilitas strategis tersebut.
Informasi yang dilansir ruangenergi.com menyebutkan, tim di lapangan saat ini bekerja keras mengamankan area fasilitas LNG Tangguh dari terpaan api. Kewaspadaan ditingkatkan menyusul posisi titik api yang dilaporkan berada sekitar 600 meter dari kawasan fasilitas.
“Yup betul, infonya seperti itu,” ujarnya kepada media.
Meski menghadapi ancaman karhutla, aktivitas pengapalan gas dari tiga train LNG Tangguh masih berjalan normal. Operasional tetap berlangsung dengan menerapkan tingkat kesiapsiagaan tinggi.
“Sementara aktivitas pengapalan gas dari tiga train yang ada masih berjalan normal, sambil terus siaga 1 dan kewaspadaan tinggi,” kata sumber tersebut.
Kondisi ini membuat aspek keselamatan fasilitas, pekerja, lingkungan, serta keberlangsungan operasi menjadi perhatian utama. Upaya pengamanan dilakukan secara intensif untuk memastikan api tidak sampai memasuki kawasan fasilitas vital tersebut.
Rapat Tanggap Darurat
Langkah penanganan diperkuat melalui rapat tanggap darurat, Senin pagi, 24 Agustus 2026.
Rapat tersebut akan melibatkan Wakil Menteri ESDM bersama jajaran pengawas internal SKK Migas, termasuk pejabat pengawas yang berlatar belakang jenderal kepolisian.
Pertemuan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas pihak dalam menghadapi potensi eskalasi karhutla di sekitar fasilitas LNG Tangguh.
Bagi industri hulu migas, keberadaan fasilitas LNG Tangguh memiliki arti strategis. Karena itu, ancaman karhutla tidak hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan operasi dan ketahanan energi.
Untuk sementara, operasi tiga train LNG Tangguh masih berjalan normal. Namun, status siaga 1 menunjukkan bahwa seluruh pihak di lapangan tidak mengambil risiko dan terus memantau perkembangan api dari waktu ke waktu.
Situasi masih berkembang. Fokus utama saat ini adalah memastikan api tetap berada di luar perimeter fasilitas, sekaligus menjaga kegiatan pengapalan gas tetap aman dan terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari petinggi BP Indonesia, operator Kilang LNG Tangguh. (HFS/SP)





