- Atasi Kelangkaan BBM, DPRD Pekanbaru Sebut Pemerintah Harus Punya Strategi
- Sempena AJP 2026, PHR Ajak Media Lihat Realisasi Program Kemandirian Disabilitas di Zona Rokan
- Menarik, 85 Persen Investor Saham di Riau Didominasi Usia di Bawah 40 Tahun
- Terkait Korupsi Kerja Sama Operasi, Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi
- Menteri Bahlil Sebut Badan Khusus Migas Langsung Bertanggung Jawab ke Presiden
- Jarwansyah, Lelaki yang Mengurus Kehidupan Setelah Bencana
- Soal Krisis Solar di Riau, Pengamat Unri: Ini Akibat ’’Price Ceiling’’, Bukan Antrean Biasa
- Banyak Konsumsi Minyak Subsidi, Pergeseran Pemakaian Naik dan Penyaluran BBM Riau Meningkat
- Serius Usut 3.387 Hektare Lahan Terbakar, Polda Riau Tangani 58 Kasus Karhutla dan Tetapkan 61 Tersa
- Menteri Bahlil Harapkan Warga Mampu Tak Gunakan BBM Subsidi
Atasi Kelangkaan BBM, DPRD Pekanbaru Sebut Pemerintah Harus Punya Strategi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengakui, kondisi ini terjadi di mana-mana. Ia berharap, semua pihak yang terlibat harus bisa menyelesaikan masalah ini.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, PEKANBARU - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terutama Solar masih saja terjadi di Pekanbaru. Antrean panjang masih sering terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Baha Bakar Umum (SPBU).
Kondisi ini menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru. Sebab, antrean panjang yang memakan badan jalan sangat mengganggu kelancaran lalu lintas.
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengakui, kondisi ini terjadi di mana-mana. Ia berharap, semua pihak yang terlibat harus bisa menyelesaikan masalah ini.
"Pertama, tentu pihak pertamina harus melakukan pemeriksaan, pengawasan secara berkala," kata Azwendi, Selasa (22/9/2026).
Apalagi, BBM bersubsidi ini banyak terjadi penyalahgunaan oleh oknum. Di samping diawasi, kata Azwendi, harus ditertibkan dan dipastikan BBM bersubsidi ini betul-betul tepat sasaran.
"Karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Pemerintah dalam hal ini harus memiliki strategi bagaimana mengatasi," katanya.
Ia menyebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) mestinya berkoordinasi dengan pertamina agar segera ada solusi. "Kalau memang itu terbatas, sampaikan kepada publik. SPBU sendiri juga harus buat jadwal yang sesuai," ujarnya. (FSY/SP)





