Provinsi Riau

Anggota DPRD Riau Sebut Distribusi Solar di Riau Mulai Normal

Prov. Riau Selasa, 03 November 2026 - 09:29 WIB
Anggota DPRD Riau Sebut Distribusi Solar di Riau Mulai Normal

Ketua Komisi II DPRD Riau, Adam Syafaat, menyoroti praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) secara tidak resmi yang diduga mengganggu distribusi BBM di sejumlah daerah di Riau.

MIGASNEWS.CO, RIAU – Terus mendapatkan perhatian banyak pihak. Ketua Komisi II DPRD Riau, Adam Syafaat, menyoroti praktik penjualan bahan bakar minyak (BBM) secara tidak resmi yang diduga mengganggu distribusi BBM di sejumlah daerah di Riau.

Meski demikian, ia menyebut kondisi pasokan BBM, khususnya solar di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), mulai membaik menjelang akhir tahun dan Natal.

"Solar, paling antre 3-5 mobil, mulai bagus. Kita berharap sampai akhir tahun tetap bagus," ujar Adam, Selasa (3/11/2026).

Adam mengatakan masih ada praktik pengambilan BBM oleh oknum menggunakan kendaraan yang diduga telah dimodifikasi atau digunakan untuk melansir BBM. BBM tersebut kemudian dijual kembali ke sektor industri.

"Yang melansir itu bukan mobil-mobil umum. Mobil mereka semuanya truk, tapi mobil lansir. Mobil pribadi juga, tapi mobil lansir. Jual ke industri," katanya.

Ia menduga praktik tersebut juga melibatkan oknum SPBU yang mencari keuntungan dari selisih harga jual BBM.

"Kalau dia oknum SPBU, sudah untung dari SPBU dia dapat, tambah lagi selisih dari harga itu," ujarnya.

Selain itu, Adam menyinggung dugaan penimbunan BBM yang melibatkan pihak tertentu di salah satu SPBU di Kabupaten Rokan Hulu.

Ia menyebut ada dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut. Namun, pernyataan itu masih berupa dugaan yang disampaikan Adam.

Adam mengatakan kondisi distribusi BBM saat ini mulai normal setelah dilakukan penertiban dan penggerebekan di sejumlah lokasi.

"Tapi sekarang sudah bagus, sudah normal. Setelah penggerebekan di beberapa tempat," katanya.

Ia berharap pengawasan terus diperketat agar tidak ada lagi praktik pengambilan BBM tanpa izin maupun penjualan BBM secara ilegal.

"Harapan kita ke depannya tidak ada lagi oknum mengambil minyak tanpa izin seperti itu," sebutnya lagi. (MNA/SP)