- Kembangkan Potensi Talenta Muda dan Ekonomi Desa, EMP Bentu Dukung Turnamen Sepak Bola Buluh Nipis
- Ruang Setara, Meracik Harapan dan Energi Kemandirian Ekonomi Kaum Difabel, Laporan Fithriady Syam
- Siapkan Talenta Siap Kerja, PHR Perkuat Kompetensi Generasi Muda Riau Melalui Program Upskilling dan
- Menimbun BBM, Polda Riau Sita Gudang Solar Subsidi 1.400 Liter di Pekanbaru
- Polisi Amankan Truk dan 14 Jerigen Solar Subsidi di Garuda Sakti Kampar
- EMP Group Gelar Media Field Trip, Ajak Wartawan Jelajah Sejarah dan Perluas Wawasan di Batam
- Soal Penimbun BBM, Akademisi Unri Minta Polda Riau Usut Jaringan Hingga ke Pemodal
- Antrean Solar Menumpuk, Dinas Perhubungan Pekanbaru Instruksikan SPBU Tertibkan Kendaraan
- Menko Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Distribusi di Bali dan Jatim Berangsur Pulih
- Dari Lidi Sawit Menjadi Piring, Ibu-Ibu Melebung Merintis Usaha Bersama EMP Korinci Baru
Kembangkan Potensi Talenta Muda dan Ekonomi Desa, EMP Bentu Dukung Turnamen Sepak Bola Buluh Nipis
Manajemen EMP Bentu Limited menyerahkan penghargaan kepada pemenang turnamen sepak bola antar-SSB di Desa Buluh Nipis, Kabupaten Kampar.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEW.CO, KAMAR - Selama sebulan, Desa Buluh Nipis, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, menjadi tempat bertemunya pemain-pemain muda dari tiga wilayah di Riau. Sebanyak 16 sekolah sepak bola (SSB) mengikuti turnamen yang berlangsung 19 September hingga 18 Oktober 2026 lalu.
Di tengah persaingan di lapangan, kedatangan pemain, keluarga, dan pengunjung juga membawa peluang bagi warga untuk menggerakkan usaha mereka. Turnamen ini mendapat dukungan dari EMP Bentu Limited.
Peluang tersebut dirasakan Siti Nurbaya, salah seorang pedagang di Desa Buluh Nipis. Selama turnamen berlangsung, sekitar 20 warung sementara beroperasi di sekitar lapangan sepak bola. Para pedagang yang biasanya berjualan di kawasan permukiman berpindah ke lokasi pertandingan untuk menjangkau pengunjung.
Bagi Siti, perubahan lokasi berjualan itu beriringan dengan peningkatan pendapatan harian. Jika biasanya ia memperoleh sekitar Rp150 ribu per hari, selama turnamen pendapatannya mencapai Rp250 ribu hingga Rp300 ribu. Pengalaman ini menggambarkan peluang usaha yang hadir ketika kegiatan olahraga mendatangkan pengunjung ke desa.
Di sisi olahraga, turnamen kategori U-16 ini diikuti pemain berusia 12–16 tahun. Pesertanya berasal dari Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Pekanbaru. Sebanyak 16 SSB berpartisipasi, yaitu SSB Buluh Nipis A, SSB Buluh Nipis B, SSB Pulau Cinta, SSB Sinar Sakti, SSB Lonceng FC, SSB Pangkalan Baru, SSB Jiwa Baru, SSB Pandau Jaya, SSB Tunas Muda, SSB Kamping Pinang, SSB Agro Abadi 2, SSB Pratama Jaya, SSB Tunas Bangsa, SSB Putra Muda, SSB Tista 82, dan SSB Langgam FC.
Kepala Desa Buluh Nipis, Zamri S., mengapresiasi dukungan EMP Bentu Limited karena turnamen tersebut memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mengasah kemampuan sepak bola sekaligus melatih mental melalui kompetisi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada EMP Bentu Limited yang telah mendukung pelaksanaan turnamen SSB ini. Ini merupakan kebanggaan bagi kami karena anak-anak kami mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan di bidang olahraga. Turnamen ini juga menjadi ajang untuk melatih mental dan kemampuan para pemain yang tergabung dalam SSB Desa Buluh Nipis,” ujarnya.
Ketua panitia yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Buluh Nipis, Herman Lizar, menyebut turnamen tersebut mampu menarik pengunjung meskipun lokasi desa cukup jauh dari pusat Kabupaten Kampar.
“Alhamdulillah, pada tahun ini kami mendapat dukungan penuh dari EMP Bentu Limited dalam melaksanakan turnamen ini. Meskipun Desa Buluh Nipis cukup jauh dari pusat Kabupaten Kampar, kegiatan ini mampu menarik ribuan pengunjung yang terdiri atas tim SSB, keluarga pemain, serta masyarakat dari desa tetangga untuk datang dan menyaksikan pertandingan,” ungkap Herman.
Iman Soerjasantosa, EMP CSR and Communication Division Manager, menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan masyarakat seperti turnamen ini diharapkan dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memberi manfaat bagi warga setempat.
“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kami berharap anak-anak muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental bertanding, dan meraih prestasi. Kami juga berharap kegiatan yang melibatkan masyarakat luas dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat, termasuk pelaku UMKM. Dengan demikian, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi pembinaan pemain, Afrizal, pelatih SSB Tunas Muda Langgam, menilai turnamen ini menjadi pengalaman positif karena mempertemukan tim-tim dari tiga wilayah. Ia berharap penyelenggaraan berikutnya dapat melibatkan lebih banyak peserta agar semakin banyak pemain muda memperoleh kesempatan bertanding.
Pada akhir kompetisi, SSB Sinar Sakti meraih juara pertama, diikuti SSB Pulau Cinta di posisi kedua dan SSB Tunas Bangsa di posisi ketiga. SSB Tista 82 menempati posisi keempat atau harapan pertama.
Zamri berharap pembinaan SSB di Desa Buluh Nipis dapat terus berkembang sehingga para pemain muda memiliki kesempatan untuk bersaing di tingkat provinsi. Ia juga berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkenalkan desa melalui kegiatan olahraga.
Turnamen ini memperlihatkan dua sisi kegiatan di tingkat desa: ruang kompetisi bagi pemain muda dan peluang berusaha bagi warga. Pengalaman Siti Nurbaya menunjukkan manfaat ekonomi yang ia rasakan selama kegiatan berlangsung, sementara partisipasi 16 SSB menjadi bagian dari upaya memberi pemain muda pengalaman bertanding. Dukungan EMP Bentu Limited menjadi bagian dari penyelenggaraan kegiatan yang mempertemukan kedua kepentingan tersebut. (FSY/SP)





