- Pertamina Hulu Rokan Atasi Kebutuhan Air Bersih Warga Desa Pinggir Bengkalis
- Diskominfotik Riau Sampaikan Kajian Tolok Ukur Pembangunan Riau, Mulai dari Ketenagakerjaan dan IPM
- Rancang Rencana Strategis, Pemerintah Siapkan Storage Minyak Hingga 60 Hari dan Bioetanol E20
- Perkuat Integritas dan Profesionalisme di BUMD Bumi Siak Pusako, KPK RI Lakukan Monitoring dan Evalu
- Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Migas Daerah, Gubernur Jambi dan PHR Zona 1 Bersepakat
- Cek Takaran Pompa Penjualan, Pertamina dan Disperindag Pekanbaru Sidak 3 SPBU
- Polda Riau Telah Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi, 32 Sudah Ditetapkan Tersangka
- Pakai Teknologi Sumur Tiang, Pertamina Hulu Rokan Cetak 672 BOPD dan Produksi Awal 2,66 Kali Lipat
- Anggota DPRD Riau Sebut Distribusi Solar di Riau Mulai Normal
- Pertamina EP Pangkalan Susu Gelar Lentera Migas 2026, Jadi Ajang Bakat Siswa di Langkat Sumut
Perkuat Integritas dan Profesionalisme di BUMD Bumi Siak Pusako, KPK RI Lakukan Monitoring dan Evalu
Agenda ini digelar untuk memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), meningkatkan integritas, serta memastikan pengelolaan perusahaan berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, SIAK – Terus berbenah dalam mengelola perusahaan migas di Riau. Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Tata Kelola Perusahaan dan Pencegahan Korupsi pada BUMD PT Bumi Siak Pusako (BSP) selama dua hari, 3–4 November 2026.
Agenda ini digelar untuk memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), meningkatkan integritas, serta memastikan pengelolaan perusahaan berjalan transparan, profesional, dan akuntabel.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Tugas Supervisi Wilayah I KPK RI, Ikhsan Fernandi, diawali dengan Entry Meeting pada Selasa (3/11/2026).
Tim KPK RI kemudian melanjutkan agenda dengan meninjau langsung sejumlah fasilitas operasional strategis PT BSP.
Beberapa titik yang ditinjau meliputi lokasi pemasangan Pipa Bypass, titik Loading Minyak di GS Zamrud, lokasi Unloading di Buatan, serta fasilitas Powerplant di Pusako. Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memahami secara langsung proses bisnis, aktivitas operasional, dan aspek tata kelola yang berjalan di lingkungan perusahaan.
Pada hari kedua, Rabu (4/11/2026), kegiatan berlanjut di Kantor PT Bumi Siak Pusako, Pekanbaru. Agenda ini dihadiri oleh Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, Wakil Bupati Siak Syamsurizal, S.Ag., Komisaris PT BSP Heriyanto, Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Fally Wurendarasto, serta jajaran manajemen PT BSP yang dipimpin Direktur Robi Junipa bersama para manajer dan Komite Audit.
Direktur PT BSP Robi Junipa menyampaikan apresiasi atas pendampingan KPK RI. Menurutnya, evaluasi ini sejalan dengan visi BSP untuk memperkuat aspek compliance dan GCG sebagai landasan keberlanjutan perusahaan.
“Bagi kami, tata kelola perusahaan ibarat blind spot. Ada hal-hal yang mungkin tidak terlihat dari dalam, tetapi tampak jelas oleh pihak luar. Oleh karena itu, kami sangat terbuka dan berterima kasih atas setiap masukan serta rekomendasi dari KPK RI,” ungkap Robi.
Robi menambahkan, evaluasi ini menjadi kesempatan berharga bagi BSP untuk terus berbenah dan memperkuat sistem pengelolaan perusahaan.
“Kami berharap BSP terus tumbuh dengan menjaga operational sustainability sekaligus operational growth. Perusahaan tidak hanya mampu menjaga keberlanjutan operasional, tetapi juga terus berkembang, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kasatgas Supervisi Wilayah I KPK RI Ikhsan Fernandi menegaskan bahwa pencegahan korupsi di lingkungan BUMD merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengelola perusahaan.
“Ini adalah tugas bersama untuk memajukan Indonesia, khususnya daerah.
Apalagi BSP merupakan BUMD yang diharapkan mampu memberikan dividen optimal untuk mendukung pembangunan,” ujar Ikhsan.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola sangat penting agar potensi ekonomi daerah dapat dikelola secara optimal dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.
Dukungan senada disampaikan Wakil Bupati Siak Syamsurizal. Ia berharap sinergi bersama KPK RI dapat membawa perubahan positif bagi PT BSP maupun Pemkab Siak.
“BSP merupakan salah satu nadi perekonomian Kabupaten Siak. Keberlangsungannya adalah kepentingan bersama. Kami berharap melalui kegiatan ini, BSP semakin berintegritas dan profesional,” kata Syamsurizal.
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli dalam arahannya menegaskan bahwa PT BSP adalah aset strategis sekaligus kebanggaan masyarakat Siak. Oleh sebab itu, integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan, pengelolaan anggaran, hingga operasional bisnis.
Bupati mengingatkan bahwa dividen PT BSP merupakan salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.
“Penguatan tata kelola tidak boleh hanya berorientasi pada kepatuhan administratif, tetapi harus mampu mendorong efisiensi, produktivitas, dan profitabilitas. Kita ingin BSP menjadi perusahaan daerah yang sehat, kuat, dan kompetitif,” tegas Bupati.
Ia memungkasi dengan mengajak seluruh jajaran Direksi, Komisaris, dan pekerja PT BSP untuk menjaga amanah tersebut.
“Setiap rupiah yang dihasilkan BSP harus memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Siak. Mari kita jaga perusahaannya, kita perkuat tata kelolanya, dan kita pastikan manfaatnya kembali untuk masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, PT Bumi Siak Pusako menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan efektivitas pengawasan internal serta membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas demi keberlanjutan bisnis di sektor minyak dan gas bumi. (MNA/SP)





