- DBH Migas Dipangkas, Mantan Gubri Wan Abubakar Minta Kepala Daerah di Riau Bersatu Berjuang ke Pusat
- Data OPEC Annual Statistical Bulletin 2026 Jadikan Singapura Importir Minyak Terbesar di ASEAN
- PHR Dukung Batik Mandau dan Dumai, Motif Pelestarian Budaya di Helai Kain untuk Kemandirian Ekonomi
- Warga, Polisi dan Pertamina Temukan 54 Tangki di Gudang Penyimpanan BBM
- DBH Migas Dipangkas 72 Persen, MKA LAMR Siak: Berpotensi Menekan Biaya Pembangunan dan Pelayanan
- Urai Antrean BBM, DPRD Minta Mobil Bertonase Besar Jangan ke Masuk Kota Pekanbaru
- Pulih Pasca Banjir Melalui PPM, Pertamina EP Rantau Berdayakan Kelompok Tani Tunas Muda Aceh Tamiang
- Atasi Kesulitan Air Saat Kemarau, PHR Hadirkan Solusi Bagi Kelompok Wanita Tani Perawang Siak
- Dilantik, Ternyata Ini Alasan Prabowo Jadikan Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- SKK Migas dan EMP Bentu Perkuat Sinergi Media Dukung Ketahanan Energi Nasional
Data OPEC Annual Statistical Bulletin 2026 Jadikan Singapura Importir Minyak Terbesar di ASEAN
Berdasarkan pemeringkatan Visual Capitalist yang menggunakan data OPEC Annual Statistical Bulletin 2026, Singapura berada di posisi keenam dunia sebagai negara pengimpor minyak terbesar. Volume impornya mencapai 3,7 persen dari total impor minyak global.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Proses Perawatan, Sabtu Jaringan Operasi Gas Jargas Dihentikan Sementara0
- Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Boyong Penghargaan Patra Nirbaya Karya0
- Wahyu Fadil SIK: PT SIK Kembangkan Rumah Subsidi di Pekanbaru0
- 7 Pimpinan Media dan Anggota SPS Riau Kunjungi Media Berbahasa Indonesia di Hong Kong0
- Tiga Anggota SPS Riau Ikuti Asian Digital Media Awards 2018 di Hong Kong0
MIGASNEWS.CO, INTERNASIONAL - Singapura tercatat sebagai negara dengan impor minyak terbesar di Asia Tenggara atau ASEAN. Sepanjang 2025, negara kota tersebut mengimpor hampir 2,8 juta barel minyak mentah dan produk minyak per hari.
Berdasarkan pemeringkatan Visual Capitalist yang menggunakan data OPEC Annual Statistical Bulletin 2026, Singapura berada di posisi keenam dunia sebagai negara pengimpor minyak terbesar. Volume impornya mencapai 3,7 persen dari total impor minyak global.
Tingginya impor minyak Singapura tidak terlepas dari perannya sebagai pusat perdagangan dan pengolahan minyak. Minyak yang masuk tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan domestik, tetapi sebagian diolah di kilang sebelum kembali diekspor.
Singapura juga menjadi salah satu pusat pengolahan minyak terbesar di Asia Tenggara. Laporan S&P Global pada Februari 2026 mencatat negara tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1,27 juta barel per hari.
Dilansir dari beritasatu.com, besarnya kapasitas kilang membuat Singapura menjadi salah satu pusat refining minyak utama di kawasan. Kondisi ini pula yang membuat volume impor minyak Singapura sangat besar meski kebutuhan domestiknya relatif kecil.
Sementara itu, Indonesia berada di posisi kedua sebagai negara dengan impor minyak terbesar di Asia Tenggara. Berdasarkan data OECD, Indonesia mengimpor sekitar 1,41 juta barel minyak per hari sepanjang 2025.
Malaysia berada di urutan ketiga dengan impor sekitar 1,2 juta barel per hari. Posisi berikutnya ditempati Thailand dengan sekitar 1,09 juta barel per hari.
Di tingkat Asia, China menjadi negara dengan impor minyak terbesar. Sepanjang 2025, China mengimpor hampir 13,8 juta barel minyak per hari atau setara 18,1 persen dari total impor minyak dunia.
India berada di posisi berikutnya dengan impor sekitar 6,2 juta barel per hari. Korea Selatan dan Jepang melengkapi lima besar negara importir minyak terbesar di Asia dengan masing-masing sekitar 3,8 juta barel dan 3,3 juta barel per hari. (FSY/SP)





