Prabumulih, Sumsel

PT Pertamina EP Zona 4 Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Media di Sumsel

Daerah Kamis, 08 Oktober 2026 - 10:58 WIB
PT Pertamina EP Zona 4 Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Media di Sumsel

Pertamina EP menghadirkan pegiat media sosial Jujur Onyos sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan mengenai pembuatan konten yang menarik dan relevan di era digital.

MIGASNEWS.CO, SUMSEL - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama awak media dalam mendukung penyebarluasan informasi terkait industri hulu minyak dan gas bumi (migas), sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Patra Ria Komperta Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (8/10/2026).

Manager Communication Relations (Comrel) PHR Regional 1, Fikri Fardhian, mengatakan hubungan antara perusahaan dan media, khususnya di Sumatera Selatan, selama ini telah berjalan dengan baik.

Menurutnya, dunia jurnalistik saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar, salah satunya akibat perkembangan era digitalisasi dan pesatnya pertumbuhan media sosial.

“Perkembangan dunia digital melalui media sosial sangat besar. Ini juga bisa memperkuat jurnalistik saat ini, bagaimana membuat konten yang baik dan menarik, namun tetap searah dengan aturan dan ketentuan jurnalistik,” ujarnya seperti dilansir fajarsumsel.com.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemampuan para jurnalis dalam menghadapi perkembangan dunia digital.

Dalam kegiatan tersebut, PEP juga menghadirkan pegiat media sosial Jujur Onyos sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan mengenai pembuatan konten yang menarik dan relevan di era digital.

Selain penguatan kapasitas media, Fikri menyampaikan bahwa PEP juga terus mendorong perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Peningkatan kapasitas jurnalis juga diharapkan ikut mendorong kemajuan UMKM yang berada di sekitar lingkungan perusahaan,” katanya.

Sementara itu, Superintendent PEP Field Limau, Harjono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan awak media dalam kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, PEP Prabumulih dan Field Limau mendapatkan amanah untuk melakukan kegiatan pencarian dan produksi migas di wilayah Prabumulih dan sekitarnya.

Saat ini, produksi migas PEP Field Limau tercatat sekitar 4.657 barel minyak per hari (BOPD) dan 10 MMSCFD gas.

“Kegiatan ini kami lakukan dengan penuh kesungguhan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Harjono menambahkan, PEP Field Limau juga memiliki target penjualan gas hingga 3,5 MMSCFD.

Di sisi lain, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk menjalankan berbagai program TJSL, termasuk mendorong kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar wilayah operasional.

“Perlu inovasi untuk mendukung produksi migas. Salah satunya melalui kolaborasi bersama media,” katanya.

Menurut Harjono, kolaborasi dengan awak media menjadi penting agar berbagai kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik, termasuk dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat.

Dalam kesempatan yang sama, Analis SKK Migas, Triana Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjawab berbagai tantangan yang dihadapi industri hulu migas dan dunia digital.

Ia menilai media memiliki peranan penting dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai kegiatan hulu migas.

“Media punya peranan penting memberikan edukasi dan informasi kegiatan hulu migas kepada masyarakat. Kegiatan ini sangat bagus agar bisa menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Triana juga menilai pemberitaan positif mengenai kegiatan hulu migas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih luas dan memahami kontribusi industri migas.

Menurutnya, kehadiran narasumber yang memiliki kompetensi di bidang media sosial juga dapat membantu awak media menghasilkan konten yang lebih baik, menarik, dan mudah diterima masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, SKK Migas, dan awak media dalam menyampaikan informasi mengenai industri hulu migas kepada publik. (FSY/RIN)