- Tanggap Darurat Kepedulian PHR, 18.750 Masker KN95 Dibagi ke Warga Terdampak Asap Karhutla di Riau
- Irjen Arman Achdiat Jabat Kapolda Riau, DPRD Harap Mafia BBM Segera Tuntas
- Hotspot Sumatra 4.806, Jarak Pandang 600 Meter Lion Air Rute Jakarta-Pekanbaru Gagal Mendarat
- DPRD Riau Minta Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Kebijakan DBH Migas untuk Daerah Penghasil
- Waspada, 9.932 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap yang Meningkat
- Lanjutan Kasus Korupsi BBM di Rohul, Dua ASN Pemkab Jadi Tersangka Baru
- Dukung Operasi Lapangan, SKK Migas Sebut PPKA Hidayah Petronas Disetujui
- Kini DBH Migas Siak Anjlok Jadi Rp36 Miliar, Bupati Afni Desak Pemerintah Bayar Utang ke Daerah
- Bangun Kualitas SDM Lokal di Riau, 700 Peserta Ikuti Pengenalan Industri Migas yang Ditaja PHR
- Di Balik Pengerebekan, Mantan Gubri Edy Natar Buktikan Penimbunan BBM di Pekanbaru Nyata
Irjen Arman Achdiat Jabat Kapolda Riau, DPRD Harap Mafia BBM Segera Tuntas
Menurut Ayat, masyarakat Riau menaruh banyak harapan besar kepada Kapolda yang baru. Salah satu persoalan yang paling mendesak adalah masalah antrian panjang masyarakat saat membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, RIAU – Tampuk kepemimpinan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau resmi berganti. Irjen Pol Arman Achdiat kini dipercaya memimpin Polda Riau, menggantikan Irjen Pol Herry Heryawan. Pergantian ini disambut berbagai kalangan, termasuk Anggota Komisi I DPRD Riau, Ayat Cahyadi.
Kepada Polda baru, Ayat menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Lancang Kuning. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda lama atas pengabdiannya selama bertugas di Provinsi Riau.
Menurut Ayat, masyarakat Riau menaruh banyak harapan besar kepada Kapolda yang baru. Salah satu persoalan yang paling mendesak adalah masalah antrian panjang masyarakat saat membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.
"Belakangan ini antrean BBM makin parah. Dulu sempat lancar, sekarang justru makin menjadi-jadi," ujarnya, Senin (5/20/2026) lalu.
Ia menyebut, beberapa organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga telah mendesak DPRD Riau agar membentuk Satgas untuk menangani mafia BBM. DPRD pun sudah merespons, dan menurut informasi yang ia baca di media, Pelaksana Tugas (Plt) juga sudah menyetujui usulan tersebut.
"Harapan masyarakat, dibawah kepemimpinan Kapolda baru ini, persoalan antrian BBM bisa segera tuntas. Karena ini sangat mengganggu," harap Ayat.
Ia berharap masyarakat tidak lagi harus mengantri berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.
"Kalau 10 menit masih bisa lah. Tapi kalau sudah berjam-jam, waktu, tenaga, dan produktivitas masyarakat sangat terganggu," tambahnya.
Selain BBM, Ayat juga menyoroti masalah kabut asap yang masih melanda Pekanbaru dan sekitarnya. Menurutnya meski hujan sempat turun, ia mengaku kaget karena kualitas udara di Pekanbaru masih tergolong tidak sehat.
"Ini juga menjadi harapan besar masyarakat. Anak-anak kita terganggu belajarnya, belum lagi mereka yang rentan terkena ISPA," ujarnya.
Ia mengingatkan, dampak asap tidak hanya terasa saat ini, tetapi bisa muncul puluhan tahun kemudian.
"Kita yang muda mungkin tidak terasa sekarang. Tapi nanti beberapa puluh tahun kemudian, dampaknya bisa muncul. Ada pengalaman warga yang dulu sering ISPA karena asap, akhirnya baru terasa dampaknya di kemudian hari," jelasnya.
Terakhir, politisi PKS ini berharap institusi kepolisian di Riau benar-benar bersinergi dengan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan di Riau. Agar Riau menjadi negeri yang aman dan sejahtera. (FSY/SP)





