- KAMMI Desak Keadilan DBH Migas Bagi Daerah Penghasil, DPR Diminta Bersuara
- Audensi dengan Gubernur Sulsel, DPR Terima Keluhan Beban Industri Soal Pasokan Solar
- Siak Bersiap Cari Alternatif, Bupati Afni: Kalau Minyak Habis, Kita akan Kembali ke Pesisir
- Lebih Dekat dengan Olahan Sorgum, UMKM JELITA Binaan Kilang Dumai Hadirkan Aneka Produk
- Berhasil Tingkatkan Produksi Minyak dengan Teknologi Digital Berbasis AI, PHR Raih Penghargaan
- Pahlawan Migas yang Berdarah di Rumahnya Sendiri
- Pertamina EP Rantau Optimalkan Lima Sumur Minyak, Kini Produksi Stabil 1.700 Barel Per Hari
- Plt Gubri SF Hariyanto Minta Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Riau Kembali Lancar
- PT Pertamina EP Zona 4 Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Media di Sumsel
- Perkuat Pasokan dan Efisiensi Operasional, PT Bumi Siak Pusako dan Pertagas Jajaki Kerjasama
Siak Bersiap Cari Alternatif, Bupati Afni: Kalau Minyak Habis, Kita akan Kembali ke Pesisir
PT Oriental Resources Indonesia (PT ORI), perusahaan swasta dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), memulai realisasi investasi di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, SIAK – Berbagai upaya kini dilakukan Pemkab Siak untuk terus mengambangkan daerah. Bupati Afni Zulkifli secara lantang dan tegas mengatakan, bahwa suatu saat orang Melayu akan kembali ke akarnya, yaitu kembali ke pesisir, ke maritim, ke sungai, ke laut.
Pernyayaan itu disampaikannya saat melakukan Peletakan batu pertama pembangunan fasilitas untuk PT Oriental Resouces Indonesia (PT ORI) di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kamis (9/10/2026) lalu. PT ORI adalah investor hilirisasi pertama berbasis kelapa sawit di KITB.
"Kalau minyak kita habis di darat, akasia memberikan sedikit saja pemasukan, sawit hanya memberikan sekitar Rp3 miliar nyo tahun depan, maka kembalilah orang Melayu kepada akarnya. Apa itu? Kita kembali ke pesisir, ke Maritim, ke sungai, ke laut," ujar Afni.
Afni juga meyakinkan, agar masyarakat Melayu di Siak dan Pesisir tak usah risau atas "musibah" pemotongan dana bagi hasil (DBH) migas yang terus turun dan disunat oleh pusat.
"Kita usah risau. Dana bagi hasil kita, yang kita tak tahu apa rumus yang dipakai, terus turun, usah risau. Ini negeri bertuah, negeri beradap, negeri para sultan yang alim. Allah akan menjaga negeri ini. Allah akan limpahkan rezeki yang barokah pada negeri ini."
Untuk diketahui PT Oriental Resources Indonesia (PT ORI), perusahaan swasta dengan status Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), memulai realisasi investasi di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Investasi tahap pertama PT ORI diproyeksikan mencapai Rp1,6 Triliun dengan rencana pengembangan awal senilai Rp800 miliar, dan pembangunan lanjutan senilai Rp800 miliar.
Realisasi investasi tersebut ditandai dengan dimulainya pekerjaan pembangunan fasilitas industri PT ORI di kawasan KITB. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kegiatan industri yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. (FSY/SP)





