- Sudah Dipasang Plang Sitaan oleh Kejati Riau, SPBU di Kampar Tetap Beroperasi
- Mata Kuliah CSR, Mahasiswa UIN Suska Pelajari Pengolahan Kotoran Sapi jadi Biogas di Desa Binaan PHR
- Hari Ini Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, AQI Tembus 215
- Kejaksaan Tinggi Jambi Taja Seminar Nasional Ketahanan Energi dan Penegakan Hukum Migas
- Akibat Asap, Pagi Ini 12 Pesawat Gagal Terbang dan Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
- Dewan Energi Nasional Soroti Tantangan Investasi Hulu Migas
- KAMMI Desak Keadilan DBH Migas Bagi Daerah Penghasil, DPR Diminta Bersuara
- Audensi dengan Gubernur Sulsel, DPR Terima Keluhan Beban Industri Soal Pasokan Solar
- Siak Bersiap Cari Alternatif, Bupati Afni: Kalau Minyak Habis, Kita akan Kembali ke Pesisir
- Lebih Dekat dengan Olahan Sorgum, UMKM JELITA Binaan Kilang Dumai Hadirkan Aneka Produk
Mata Kuliah CSR, Mahasiswa UIN Suska Pelajari Pengolahan Kotoran Sapi jadi Biogas di Desa Binaan PHR
Sebanyak 62 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengunjungi Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk mempelajari penerapan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS,CO, PEKANBARU – Satu lagi program menguatkan hubungan dengan dunia pendidikan. Sebanyak 62 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengunjungi Desa Mukti Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk mempelajari penerapan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Kunjungan melalui kegiatan Company One Day Experience tersebut merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR). Mahasiswa diajak melihat langsung pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di desa yang menjadi wilayah binaan Program Desa Energi Berdikari (DEB) PHR.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa mempelajari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program Community Involvement and Development (CID) PHR. Mereka juga melakukan observasi lapangan dan berdiskusi dengan pengelola program serta masyarakat setempat.
Salah satu program yang dipelajari adalah pemanfaatan kotoran sapi menjadi biogas. Program tersebut dikembangkan untuk mengatasi persoalan limbah ternak sekaligus menyediakan sumber energi alternatif bagi masyarakat.
Kepala Desa Mukti Sari, Waryono, menjelaskan bahwa program itu berawal dari persoalan banyaknya sapi yang berkeliaran dan meninggalkan kotoran di berbagai tempat.
“Awalnya kotoran sapi ini menjadi masalah di desa. Namun, berkat perhatian dan pendampingan dari PHR, kotoran sapi yang semula menjadi persoalan kini dapat dimanfaatkan menjadi biogas yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Waryono saat menyambut rombongan di Aula Kantor Desa Mukti Sari.
Menurut Waryono, pendampingan PHR turut membantu masyarakat memanfaatkan kotoran ternak untuk memenuhi kebutuhan gas sehari-hari. Ia mengapresiasi dukungan perusahaan melalui program pemberdayaan tersebut.
Officer Community Involvement and Development (CID) PHR, Lidia Sari, mengatakan program pengolahan kotoran sapi menjadi biogas merupakan bagian dari kontribusi perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Program ini merupakan wujud komitmen PHR untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah operasional PHR,” jelas Lidia.
Selain menghasilkan biogas, masyarakat juga didampingi untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair dan pupuk organik kering. Produk tersebut dikembangkan oleh Kelompok Bhina Mukti Sari di Rumah Produksi Pupuk Organik.
Ketua Kelompok Bhina Mukti Sari, Sudarman, mengatakan pupuk organik yang dihasilkan kelompoknya telah dipasarkan hingga ke luar Provinsi Riau.
“Alhamdulillah, pupuk organik yang kami produksi sudah dijual sampai ke Sumatera Barat,” tuturnya.
Dosen pengampu mata kuliah CSR Program Studi Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau, Assyari Abdullah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami pelaksanaan program CSR.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami CSR secara teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana program CSR diimplementasikan di tengah masyarakat. Kami berharap mahasiswa mampu melihat bahwa CSR bukan sekadar program perusahaan, tetapi juga bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” jelas Assyari.
Ia menyampaikan terima kasih kepada tim CID PHR, Pemerintah Desa Mukti Sari, dan Kelompok Bhina Mukti Sari yang telah memfasilitasi kunjungan tersebut.
Menurutnya, pembelajaran lapangan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami praktik pemberdayaan masyarakat secara langsung. (MNA/SP)





