- Batik Dumai Jadi Kebanggaan Daerah, Menenun Jejak Melayu dan Legenda Putri Tujuh
- Ini Detailnya, Pemerintah Pusat Pangkas DBH Migas se-Riau Rp907,5 Miliar Tahun 2027
- Secara Nasional, Kabupaten Bengkalis Peringkat Kedua Penerima DBH Minyak Bumi Terbesar di APBN 2026
- Penggelapan Solar Milik Perusahaan Sawit di Pelalawan, Tiga Pria Ditangkap Polisi
- Langka BBM Sebabkan Antrean SPBU di Bali Capai 1 Km, Ketua DPR RI Desak Pertamina Tambah Pasokan
- Sudah Dipasang Plang Sitaan oleh Kejati Riau, SPBU di Kampar Tetap Beroperasi
- Mata Kuliah CSR, Mahasiswa UIN Suska Pelajari Pengolahan Kotoran Sapi jadi Biogas di Desa Binaan PHR
- Hari Ini Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, AQI Tembus 215
- Kejaksaan Tinggi Jambi Taja Seminar Nasional Ketahanan Energi dan Penegakan Hukum Migas
- Akibat Asap, Pagi Ini 12 Pesawat Gagal Terbang dan Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Langka BBM Sebabkan Antrean SPBU di Bali Capai 1 Km, Ketua DPR RI Desak Pertamina Tambah Pasokan
Kelangkaan BBM terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli dan mulai meresahkan masyarakat. Bahkan, seorang perempuan di Badung dilaporkan pingsan setelah mengantre BBM selama berjam-jam.
Berita Populer
- Daftar Lengkap Jurusan yang Dibutuhkan TNI Terkait Rekrutmen Calon Perwira Prajurit Karir 2018
- Ikan Asin Bukan Makanan Orang Miskin
- Masalah Pribadi Jadi Alasan Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Bukan karena Minuman Energi
- Satu Situs KPU Kampar Diduga Diretas, Satu Lainnya Tidak Bisa Diakses
- Polisi Dumai Sita 5 Butir Ekstasi dari Kotak Rokok dan Ciduk Dua Pelaku
Berita Terkait
- Semarak Gelaran Funtastic Walk Pertamina 20180
- Ketinggian Air Capai 40 Sentimeter, Dua Desa di Kampar Riau Kembali Terendam Banjir0
- Tinggi Buka Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka karena Elevasi Air Waduk di Atas Normal0
- Polisi Rohul Tembak Terduga Pelaku Pembunuhan di Asahan yang Dikhawatirkan Akan Melukai0
- Ajang Kebangkitan, Suku Talang Mamak di Inhu Kembali Gelar Gawai Gedang 20180
MIGASNEWS.CO, BALI - Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pertamina dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Bali.
Antrean kendaraan di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dilaporkan mengular hingga satu kilometer.
Kelangkaan BBM terjadi di Denpasar, Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli dan mulai meresahkan masyarakat. Bahkan, seorang perempuan di Badung dilaporkan pingsan setelah mengantre BBM selama berjam-jam.
Puan meminta pemerintah dan Pertamina segera menambah pasokan sekaligus memastikan distribusi BBM ke SPBU berjalan lancar.
"Kesulitan warga memperoleh BBM di sejumlah SPBU di Bali perlu segera diselesaikan melalui penguatan distribusi sampai titik pelayanan. Pemerintah dan Pertamina perlu memastikan adanya tambahan pasokan BBM di Bali," ujar Puan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Menanggapi penjelasan Pertamina bahwa kelangkaan dipicu kendala pembongkaran kapal tanker, Puan menegaskan penambahan pasokan harus diikuti kepastian kelancaran pengiriman hingga ke SPBU yang terdampak.
Ia meminta pemeriksaan dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan yang masih terjadi sekaligus menentukan langkah percepatan agar pelayanan kembali normal.
"Pemeriksaan harus memperjelas hambatan yang masih terjadi dan keputusan yang diperlukan untuk mempercepat pelayanan kembali normal," tegasnya.
Puan juga mendesak Pertamina memetakan kebutuhan BBM secara terperinci berdasarkan wilayah dan jenis bahan bakar. SPBU yang berulang kali mengalami kekosongan harus mendapat perhatian khusus agar gangguan serupa tidak terus berulang.
Selain itu, ia meminta akses BBM untuk fasilitas kesehatan, angkutan umum, dan distribusi bahan pokok tetap menjadi prioritas selama penanganan kelangkaan berlangsung.
Menurut Puan, Bali merupakan salah satu pusat pariwisata nasional sekaligus penopang ekonomi kreatif. Karena itu, gangguan pasokan BBM harus ditangani secara cepat dan terukur agar tidak menghambat aktivitas masyarakat maupun perekonomian.
"DPR melalui komisi terkait akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan Bali, termasuk kebutuhan cadangan operasional dan alternatif pengiriman ketika jadwal berubah," sebutnya. (FSY/SP)





